Minggu, 01 Juni 2014

Download kitab Sirah Nabawiyah - Sejarah Nabi Muhammad Saw

Download  gratis kitab Sejarah Nabi Muhammad bahasa indonesia
Download  gratis kitab Sirah Nabawiyah - Sejarah Nabi Muhammad Saw
Oleh : Dr. Mustafa Al-Syiba'i
Bahasa : Indonesia

Sirah Nabi Muhammad merupakan kitab/buku yang Mengkaji secara detail dan lengkap tentang semua hal yang berhubungan dengan Rosulillah Muhammad Saw sejak pra kelahiran beliau hingga beliau wafat

Download kitab Sejarah Teks Al-Quran Bahasa Indonesia

Download  gratis kitab Sejarah Teks Al-Quran
Oleh : Muhammad Mustafa Al-A'zami
Bahasa : Indonesia

Sejarah Teks Al-Quran membahas tentang keaslian alqur'an,kemukjizatan dan bantahan terhadap tudingan-tudingan miring yang dialamatkan kepada kitab suci ALQUR'AN



Download Terjemah kitab Al-Thariq ila al-Qulub - Jalan menuju hati

 Download kitab Jalan menuju hati
Download Terjemah kitab Al-Thariq ila al-Qulub - Jalan menuju hati Bahasa indonesia

الطريق الى القلوب

Pengarang:Abbas Al-Siisi
Bahasa:Indonesia

Bagaimana menyentuh Hati (terjemah al-Thariq ilal Qulub)  




Jumat, 30 Mei 2014

Gratis Terjamah kitab Uqudul lijain bahasa indonesia

kitab Uqudul lijain - alfadhlu
Download Gratis Terjamah kitab Uqudul lijain bahasa indonesia

Judul kitab:Terjemah Uqud al-Lijain fi Bayani Huquq al-zaujain
Menjelaskan hak-hak dan kewajiban pasangan suami istri secara islami

عقود للجين في بيان حقوق الزوجين

Pengarang:Imam Muhammad Nawawi bin Umar al-Bantani rahimahullahu ta'ala
Bahasa:Indonesia
Format file:PDF



Semoga Bermanfa'at

Rabu, 01 Januari 2014

RONA KERINDUAN KEPADA ROSULILLAH

MUHAMMAD ROSULILLAH SAW

مَتَى تَقِفُ السُّيوْلْ بِعَيْنِى

 مَتَى تَنَامْ يَاالسَّهُوْرْ بِاللَّيْلِ

مِنْ دَمْعِ شَوْقِ الرَّسُوْلْ

مُحَمّدْ بِالْعَشِيّ وَالبُكُوْر

Kapan air mata berhenti berlinang Kapan terpejam mata yang selalu terjaga
Dari tangis kerinduan terhadap Rosul Muhammad SAW diwaktu petang dan pagi hari

اَعْتَرِفُ كاَالْبُهُوْلْ 

فِى حُبِّكُمْ يّامَشْهُوْرْ

اَشْتَاقُكُمْ بالْوُصُوْلْ

وَبالْمَعَاصِى مَاءْ سُوْرْ

اَشْتَاقُكُمْ يَارَسُوْلْ 

فَجُدْ لِى فَجُدْ لِى بِالْوُصُوْلْ

Ku akui Aku seperti orang yang lupa (tergila-gila) dalam mencintaimu wahai Nabi yang masyhur
Aku sangat ingin bertemu akan tetapi aku terelenggu maksiat
Aku sangat rindu padamu Ya Rosul bermurahlah padaku,dengan bertemu ...

يَالْمُتَّصِفْ بِالزَّهْلُوْلْ

 فَخُذْ لِى لِلضَّجُوْرْ

عَنِ الْمَعَاصِى زَحُوْلْ

 وَعَنْ دَوَاعِى الْمَخْظُوْرْ

اَشْتَاقُكُمْ يَارَسُوْلْ 

فَجُدْ لِى فَجُدْ لِى بِالْوُصُوْلْ

Wahai nabi yang bersifat lemah lembut angkatlah aku agar agar aku isa meninggalkan
dan menjauhi kemaksiatan dan dari ajakan-ajakan mendekati larangan Allah SWT
Aku sangat rindu padamu Ya Rosul bermurahlah padaku,dengan bertemu...

سَِلّمْنِى يَوْمَ الْحَفُوْلْ

يَارَبّْ بِالْهَادِى الشَّكُوْرْ

عَنْ اَهْوَاِلهِ الْمَهْلُوْلْ

 وَاغْفِرَنْ لِى يَاغَفُوْرْ

اَشْتَاقُكُمْ يَارَسُوْلْ

 فَجُدْ لِى فَجُدْ لِى بِالْوُصُوْلْ

Selamatkanlah hamba di akhirat wahai tuhan...,berkat nabi sang penuntun yang banyak bersyukur
dari setiap kesulitan-kesulitanya(akhirat) yang datang dan ampunilah hamba wahai tuhan Maha Pengampun
Aku sangat rindu padamu Ya Rosul bermurahlah padaku,dengan bertemu...

فَعَلَى اَبِى الْبَتُوْلْ

 صَلاَةٌ بِلاَ فُتُوْرْ

كَذَا اْلاَتْبَاعِ الْفُحُوْلْ 

وَسَلاَمْ طُوْلَ الدُّهُوْرْ

اَشْتَاقُكُمْ يَارَسُوْلْ

 فَجُدْ لِى فَجُدْ لِى بِالْوُصُوْلْ

Maka atas Ayahanda sayyidah fathimah albatul curahan sholawat yang tiada henti
Juga atas para pengikutnya yang cerdas-cerdas serta curahan salam sepanjang masa
Aku sangat rindu padamu Ya Rosul bermurahlah padaku,dengan bertemu...

Abdullah Zaini

Kamis, 14 November 2013

Memperbanyak Shalawat Di Malam Jum’at dan Di Hari Jum’at

dalil-daliln kesunnahan untuk memperbanyak bersholawat kepada Nabi Muhammad saww. pada malam Jum’at dan hari Jum’at

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا


Innallaaha wa malaaikatahu yusholluuna ‘alan nabi, yaa ayyuhalladziina amanuu sholluu ‘alaihi wa sallimuu taslima.

Artinya : Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (Q.S Al-Ahzab (33) ayat 56)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

أَكْثِرُوا الصَّلاَةَ عَلَىَّ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَلَيْلَةَ الْجُمُعَةِ فَمَنْ صَلَّى عَلَىَّ صَلاَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرًا


“Perbanyaklah shalawat kepadaku pada hari Jum’at dan malam Jum’at. Barangsiapa yang bershalawat kepadaku satu kali niscaya Allah bershalawat kepadanya sepuluh kali.” (HR. Al Baihaqi dalam Sunan Al Kubro)

Dari Abu Umamah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

أَكْثِرُوا عَلَىَّ مِنَ الصَّلاَةِ فِى كُلِّ يَوْمِ جُمُعَةٍ فَإِنَّ صَلاَةَ أُمَّتِى تُعْرَضُ عَلَىَّ فِى كُلِّ يَوْمِ جُمُعَةٍ ، فَمَنْ كَانَ أَكْثَرَهُمْ عَلَىَّ صَلاَةً كَانَ أَقْرَبَهُمْ مِنِّى مَنْزِلَةً


“Perbanyaklah shalawat kepadaku pada setiap Jum’at. Karena shalawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap Jum’at. Barangsiapa yang banyak bershalawat kepadaku dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti”. (HR. Al Baihaqi dalam Sunan Al Kubro)

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ عَلِيٍّ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَزِيدَ بْنِ جَابِرٍ عَنْ أَبِي الْأَشْعَثِ الصَّنْعَانِيِّ عَنْ أَوْسِ بْنِ أَوْسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ مِنْ أَفْضَلِ أَيَّامِكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فِيهِ خُلِقَ آدَمُ وَفِيهِ النَّفْخَةُ وَفِيهِ الصَّعْقَةُ فَأَكْثِرُوا عَلَيَّ مِنْ الصَّلَاةِ فِيهِ فَإِنَّ صَلَاتَكُمْ مَعْرُوضَةٌ عَلَيَّ فَقَالَ رَجُلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ كَيْفَ تُعْرَضُ صَلَاتُنَا عَلَيْكَ وَقَدْ أَرَمْتَ يَعْنِي بَلِيتَ فَقَالَ إِنَّ اللَّهَ حَرَّمَ عَلَى الْأَرْضِ أَنْ تَأْكُلَ أَجْسَادَ الْأَنْبِيَاءِ


Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah berkata, telah menceritakan kepada kami Al Husain bin Ali dari ‘Abdurrahman bin Jabir dari Abu Al Asy’ats Ash Shan’ani dari Aus bin Aus ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya hari yang paling utama dari hari-hari kalian adalah hari jum’at, pada hari itu Adam diciptakan, sangkakala ditiup dan di hari itu datang hari kiamat. Maka perbanyaklah shalawat kepadaku pada hari itu, sesungguhnya shalawat kalian akan sampai kepadaku. ” Seorang laki-laki bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana shalawat kami bisa sampai kepadamu, sementara engkau telah tiada dan jasadmu telah hancur?” Beliau menjawab: “Allah telah mengharamkan bagi bumi untuk makan jasad para Nabi. ” (HR. Ibnumajah No.1075)

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ عَلِيٍّ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَزِيدَ بْنِ جَابِرٍ عَنْ أَبِي الْأَشْعَثِ الصَّنْعَانِيِّ عَنْ أَوْسِ بْنِ أَوْسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ مِنْ أَفْضَلِ أَيَّامِكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فِيهِ خُلِقَ آدَمُ وَفِيهِ النَّفْخَةُ وَفِيهِ الصَّعْقَةُ فَأَكْثِرُوا عَلَيَّ مِنْ الصَّلَاةِ فِيهِ فَإِنَّ صَلَاتَكُمْ مَعْرُوضَةٌ عَلَيَّ فَقَالَ رَجُلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ كَيْفَ تُعْرَضُ صَلَاتُنَا عَلَيْكَ وَقَدْ أَرِمْتَ يَعْنِي بَلِيتَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ حَرَّمَ عَلَى الْأَرْضِ أَنْ تَأْكُلَ أَجْسَادَ الْأَنْبِيَاءِ


Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah berkata, telah menceritakan kepada kami Al Husain bin Ali dari ‘Abdurrahman bin Yazid bin Jabir dari Abul Asy’ats Ash Shan’ani dari Aus bin Aus ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Yang paling utama dari hari-hari kalian adalah hari jum’at, pada hari itu Adam diciptakan, sangkakala ditiup, dan manusia sadar dari pingsannya. Maka perbanyaklah bershalawat kepadaku pada hari itu, sebab shalawat kalian diperlihatkan kepadaku. ” Seorang laki-laki berkata, “Wahai Rasulullah, bagaimana caranya shalawat kami diperlihatkan kepadamu, padahal dirimu telah meninggal?” beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah telah mengharamkan bumi untuk memakan jasad para Nabi. ” (HR. Ibnumajah No.1626)

حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ سَوَّادٍ الْمِصْرِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ الْحَارِثِ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي هِلَالٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَيْمَنَ عَنْ عُبَادَةَ بْنِ نُسَيٍّ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَكْثِرُوا الصَّلَاةَ عَلَيَّ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فَإِنَّهُ مَشْهُودٌ تَشْهَدُهُ الْمَلَائِكَةُ وَإِنَّ أَحَدًا لَنْ يُصَلِّيَ عَلَيَّ إِلَّا عُرِضَتْ عَلَيَّ صَلَاتُهُ حَتَّى يَفْرُغَ مِنْهَا قَالَ قُلْتُ وَبَعْدَ الْمَوْتِ قَالَ وَبَعْدَ الْمَوْتِ إِنَّ اللَّهَ حَرَّمَ عَلَى الْأَرْضِ أَنْ تَأْكُلَ أَجْسَادَ الْأَنْبِيَاءِ فَنَبِيُّ اللَّهِ حَيٌّ يُرْزَقُ


Telah menceritakan kepada kami Amru bin Sawad Al Mishri berkata, telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Wahb dari Amru bin Al Harits dari Sa’id bin Abu Hilal dari Zaid bin Aiman dari Ubadah bin Nusay dari Abu Darda ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Perbanyaklah shalawat kepadaku pada hari jum’at, sesungguhnya ia disaksikan, disaksikan para Malaikat. Sungguh, sekali-kali tidaklah salah seorang dari kalian bershalawat kepadaku kecuali shalawatnya akan ditampakkan kepadaku hingga dia selesai. ” Abu Darda berkata: “Aku bertanya, “Setelah meninggal juga?” Beliau menjawab: “Ya, setelah meninggal, sesungguhnya Allah mengharamkan bagi bumi untuk memakan tubuh para nabi, maka Nabi Allah akan selalu hidup dan diberi rizki. ” (HR. Ibnumajah No.1627)

حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ عَلِيٍّ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَزِيدَ بْنِ جَابِرٍ عَنْ أَبِي الْأَشْعَثِ الصَّنْعَانِيِّ عَنْ أَوْسِ بْنِ أَوْسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ مِنْ أَفْضَلِ أَيَّامِكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فِيهِ خُلِقَ آدَمُ وَفِيهِ قُبِضَ وَفِيهِ النَّفْخَةُ وَفِيهِ الصَّعْقَةُ فَأَكْثِرُوا عَلَيَّ مِنْ الصَّلَاةِ فِيهِ فَإِنَّ صَلَاتَكُمْ مَعْرُوضَةٌ عَلَيَّ قَالَ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَكَيْفَ تُعْرَضُ صَلَاتُنَا عَلَيْكَ وَقَدْ أَرِمْتَ يَقُولُونَ بَلِيتَ فَقَالَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ حَرَّمَ عَلَى الْأَرْضِ أَجْسَادَ الْأَنْبِيَاءِ


Telah menceritakan kepada kami Harun bin Abdullah telah menceritakan kepada kami Husain bin Ali dari Abdurrahman bin Yazid bin Jabir dari Abu Al Asy’Ats Tsauri Ash Shan’ani dari Aus bin Aus dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya di antara hari-harimu yang paling utama adalah hari Jum’at, pada hari itu Adam di ciptakan, pada hari itu beliau wafat, pada hari itu juga ditiup (sangkakala) dan pada hari itu juga mereka pingsan. Maka perbanyaklah shalawat kepadaku -karena- shalawat kalian akan disampaikan kepadaku.” Aus bin Aus berkata; para sahabat bertanya; “Wahai Rasulullah Shalallahu, bagaimana mungkin shalawat kami bisa disampaikan kepadamu, sementara anda telah tiada (meninggal)? -atau mereka berkata; “Telah hancur (menjadi tulang) “- Beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla mengharamkan bumi untuk memakan jasad para Nabi.” (HR. Abu Daud No.883)

حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ عَلِيٍّ الْجُعْفِيُّ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَزِيدَ بْنِ جَابِرٍ عَنْ أَبِي الْأَشْعَثِ الصَّنْعَانِيِّ عَنْ أَوْسِ بْنِ أَوْسٍ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ مِنْ أَفْضَلِ أَيَّامِكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فَأَكْثِرُوا عَلَيَّ مِنْ الصَّلَاةِ فِيهِ فَإِنَّ صَلَاتَكُمْ مَعْرُوضَةٌ عَلَيَّ قَالَ فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَكَيْفَ تُعْرَضُ صَلَاتُنَا عَلَيْكَ وَقَدْ أَرَمْتَ قَالَ يَقُولُونَ بَلِيتَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى حَرَّمَ عَلَى الْأَرْضِ أَجْسَادَ الْأَنْبِيَاءِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِمْ


Telah menceritakan kepada Kami Al Hasan bin Ali, telah menceritakan kepada Kami Al Husain bin Ali Al Ju’fi dari Abdurrahman bin Yazid bin Jabir dari Abu Al Asy’ats Ash Shan’ani dari Aus bin Aus, ia berkata; Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya Hari Jum’at adalah diantara hari-hari kalian yang terbaik, maka perbanyaklah shalawat kepadaku pada hari itu, karena sesungguhnya shalawat kalian disampaikan kepadaku.” Para sahabat bertanya; wahai Rasulullah, bagaimana shalawat Kami disampaikan kepadamu, sementara anda telah meninggal? Beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah tabaraka wa ta’ala telah mengharamkan jasad para nabi shallAllahu ‘alaihim wa sallam atas tanah.” (HR. Abu Daud No.1308)

أَخْبَرَنَا عُثْمَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ عَلِيٍّ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَزِيدَ بْنِ جَابِرٍ عَنْ أَبِي الْأَشْعَثِ الصَّنْعَانِيِّ عَنْ أَوْسِ بْنِ أَوْسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ أَفْضَلَ أَيَّامِكُمْ يَوْمُ الْجُمُعَةِ فِيهِ خُلِقَ آدَمُ وَفِيهِ النَّفْخَةُ وَفِيهِ الصَّعْقَةُ فَأَكْثِرُوا عَلَيَّ مِنْ الصَّلَاةِ فِيهِ فَإِنَّ صَلَاتَكُمْ مَعْرُوضَةٌ عَلَيَّ قَالَ رَجُلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ كَيْفَ تُعْرَضُ صَلَاتُنَا عَلَيْكَ وَقَدْ أَرَمْتَ يَعْنِي بَلِيتَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ حَرَّمَ عَلَى الْأَرْضِ أَنْ تَأْكُلَ أَجْسَادَ الْأَنْبِيَاءِ


Telah mengabarkan kepada kami Utsman bin Muhammad telah menceritakan kepada kami Al Husain bin Ali dari Abdurrahman bin Yazid bin Jabir dari Abu Al Asy’ats Ash Shan’ani dari Aus bin Aus ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya hari kalian yang paling utama adalah hari Jum’at, padanya Adam di ciptakan, padanya ia diberi ruh, dan padanya terjadi Ash sha’qah (suara keras yang menyebabkan orang-orang pingsan). Maka perbanyaklah bershalawat kepadaku pada hari itu, sesungguhnya shalawat kalian akan diperlihatkan kepadaku.” Seorang laki-laki lalu bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana shalawat kami diperlihatkan kepadamu, sementara anda telah meninggal? Beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah mengharamkan atas tanah untuk memakan jasad para Nabi.” (HR. Ad Darimi No.1526)

أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ مَنْصُورٍ قَالَ حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ الْجُعْفِيُّ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَزِيدَ بْنِ جَابِرٍ عَنْ أَبِي الْأَشْعَثِ الصَّنْعَانِيِّ عَنْ أَوْسِ بْنِ أَوْسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ مِنْ أَفْضَلِ أَيَّامِكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فِيهِ خُلِقَ آدَمُ عَلَيْهِ السَّلَام وَفِيهِ قُبِضَ وَفِيهِ النَّفْخَةُ وَفِيهِ الصَّعْقَةُ فَأَكْثِرُوا عَلَيَّ مِنْ الصَّلَاةِ فَإِنَّ صَلَاتَكُمْ مَعْرُوضَةٌ عَلَيَّ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَكَيْفَ تُعْرَضُ صَلَاتُنَا عَلَيْكَ وَقَدْ أَرَمْتَ أَيْ يَقُولُونَ قَدْ بَلِيتَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ قَدْ حَرَّمَ عَلَى الْأَرْضِ أَنْ تَأْكُلَ أَجْسَادَ الْأَنْبِيَاءِ عَلَيْهِمْ السَّلَام


Telah mengabarkan kepada kami Ishaq bin Manshur dia berkata; telah menceritakan kepada kami Husain Al Ju’fi dari ‘Abdurrahman bin Yazid bin Jabir dari Abul Asy’ats Ash Shan’ani dari Aus bin Aus dari Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam beliau bersabda: “Hari kalian yang paling utama adalah hari Jum’at -karena- pada hari itu Nabi Adam dicipta, pada hari itu beliau diwafatkan, pada hari itu ditiupnya terompet (menjelang kiamat), dan pada hari (mereka) dijadikan pingsan. Maka perbanyaklah shalawat kepadaku -karena- shalawat kalian disampaikan kepadaku.” Mereka (para sahabat) berkata; “Wahai Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam, bagaimana mungkin shalawat kami bisa disampaikan kepada engkau, sedangkan engkau telah meninggal? -atau mereka berkata; “Telah hancur (tulangnya) “- Beliau Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam lalu berkata: “Allah Azza wa Jalla mengharamkan tanah untuk memakan jasad para Nabi ‘Alaihimus Salam.” (HR. An Nasa’I No.1357)


قَالَ حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ عَلِيٍّ الْجُعْفِيُّ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَزِيدَ بْنِ جَابِرٍ عَنْ أَبِي الْأَشْعَثِ الصَّنْعَانِيِّ عَنْ أَوْسِ بْنِ أَوْسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ أَفْضَلِ أَيَّامِكُمْ يَوْمُ الْجُمُعَةِ فِيهِ خُلِقَ آدَمُ وَفِيهِ قُبِضَ وَفِيهِ النَّفْخَةُ وَفِيهِ الصَّعْقَةُ فَأَكْثِرُوا عَلَيَّ مِنْ الصَّلَاةِ فِيهِ فَإِنَّ صَلَاتَكُمْ مَعْرُوضَةٌ عَلَيَّ فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَكَيْفَ تُعْرَضُ عَلَيْكَ صَلَاتُنَا وَقَدْ أَرِمْتَ يَعْنِي وَقَدْ بَلِيتَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ حَرَّمَ عَلَى الْأَرْضِ أَنْ تَأْكُلَ أَجْسَادَ الْأَنْبِيَاءِ صَلَوَاتُ اللَّهِ عَلَيْهِمْ


berkata; telah menceritakan kepada kami Husain bin ‘Ali Al Ju’fi dari Abdurrahman bin Yazid bin Jabir dari Abu Al Asy’ats As-Shan’ani dari Aus bin Aus berkata; Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam bersabda: “Hari yang paling utama di antara kalian adalah Hari Jumat, karena pada hari itu Adam dicipta, diwafatkan, ditiupkan ruh, dan pingsan, maka perbanyaklah pada hari itu dengan shalawat terhadapku. Sesungguhnya shalawat kalian sampai kepadaku.” Kami berkata; “Wahai Rasulullah, bagaimana shalawat kami sampai kepada engkau sedangkan engkau telah hancur?”. Beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah AzzaWaJalla mengharamkan bumi untuk memakan jasad para Nabi Shallallahu’alaihiwasallam.” (HR. Ahmad bin Hanbal No.15575)

Dan masih banyak lagi dalil-dalilnya yang lain kesunnahan untuk memperbanyak bersholawat kepada Nabi Muhammad saww. pada malam Jum’at dan hari Jum’at.

Rabu, 13 November 2013

Fadhilah dan Khasiat al-Fatihah

FADHILAT DAN KHASIAT AL-FATIHAH

Nabi Muhammad s.a.w. pernah bersabda yang bermaksud:

"Membaca al-Fatihah pahalanya seperti membaca sepertiga Al-Quran"


Juga Nabi Muhammad s.a.w.bersabda:

"Surat Al-Fatihah adalah untuk apa ia dimaksudkan dalam bacaannya."

dan

"Fatihah itu pembukaan maksud bagi orang-orang mukmin."

Barangsiapa membaca surah Al-Fatihah dalam keadaan berwudhu sebanyak 70 kali setiap hari, selama tujuh hari, lalu ditiupkan pada air yang suci, lalu diminum, maka ia akan memperolehi ilmu dan hikmah serta hatinya dibersihkan dari fikiran rusak.

Diantara khasiat Fatihah ialah Barang siapa yang membaca 'Al-Fatihah' diwaktu hendak tidur, Surah 'Al-Ikhlas' sebanyak 3 kali dan Mu'awwidzatain maka ia akan aman dari segala hal selain "ajal".

Dan siapa berhajat (berkeinginan sesuatu) kepada Allah s.w.t. maka olehnya membaca surah Al-Fatihah sebanyak 41 kali diantara sembahyang sunat Subuh dan sembahyang fardhu Subuh selama sampai 40 hari (tidak Lebih dan berturut-turut) kemudian memohon kepada Allah s.w.t.; maka Insya Allah ia akan dipenuhi oleh Allah, keperluan hidupnya.

Barangsiapa membaca Fatihah berserta Bismillah diantara setelah sholat sunat Subuh dan fardhu Subuh dengan Istiqomah, maka kalau ia inginkan pangkat terkabullah ia, dan kalau ia fakir maka akan kaya, serta jika ia punya hutang maka mampu membayarnya, dan kalau ia sakit maka akan sembuh, serta kalau ia punya anak maka anaknya itu menjadi anak yang soleh, berkat surah Al-Fatihah.

Barangsiapa mengamalkan bacaan Al-Fatihah sebanyak 20kali setiap selesai sembahyang fardhu lima waktu maka Allah s.w.t. luaskan rezekinya, baiki akhlaknya, mudahkan urusannya, hilangkan keperihatinannya dan kesusahannya, anugerahkan apa yang ia angan-angankan, dapatkan berbagai barokah dan kemuliaan, jadikan ia berwibawa, berpangkat luhur, berpenghidupan baik dan ia serta keluarga, anak-anaknya terlindung dari kemudharatan dan kerusakan serta dianugerahkan kebahagiaan dan sebagainya.

Barangsiapa mengamalkan bacaan Al-Fatihah sebanyak 125 kali selesai sembahyang Subuh, maka ia peroleh maksudnya dan ia ketemukan apa yang dicari-cari (hajatnya), serta sebaiknya ia panjatkan doa yang sebagai berikut:

"Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu dengan kebenaran Surah Al-Fatihah dan rahasianya, supaya dimudahkan bagiku semua urusanku, sama ada urusan dunia atau urusan akirat, supaya dimakbulkan permohonanku dan ditunaikan hajatku..........."

Barangsiapa mengamalkan bacaan Al-Fatihah diwaktu sahur, sebanyak 41 kali maka Allah s.w.t.bukakan pintu rezekinya dan Dia mudahkan urusannya tanpa kepayahan dan kesulitan. Selesai bacaan Al-Fatihah tersebut dan sebaiknya berdoa:

"Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu dengan kebenaran surah Al-Fatihah dan rahasianya, supaya Engkau bukakan bagiku pintu-pintu rahmatMu, kurnia-Mu dan rezeki-Mu. Dan Engkau mudahkan setiap urusanku, murahkanlah bagiku rezekiMu yang banyak lagi berkat tanpa kekurangan dan tanpa susah payah, sesungguhnya Engkau berkuasa atas setiap sesuatu. Aku mohon kepada-Mu dengan kebenaran surah Al-Fatihah dan rahasianya, berikan apa yang kuhajati........"

Diriwayatkan dari Syeikh Muhyiddin Ibnul Arabi didalam kitab 'Qaddasallaahusirrahu':

"Siapa yang punya maksud(hajat/kebutuha/keperluan), maka sebaiknya ia membaca surat Al-Fatihah sebanyak 40 kali sehabis sembahyang Maghrib dan sunah-nya, selesai itu ia ajukan permohonan hajatnya kepada Allah s.w.t."

Surat Al-Fatihah boleh mengobati segala penyakit dengan dibacakan sebanyak 41 kali setiap hari hingga sembuh.

Ikhtiar mengobati penyakit : Baca Surah Al-Fatihah sebanyak 40 kali pada tempat berisi air, lalu air itu diusap-usapkan pada kedua belah tangan, kedua belah kaki, muka, kepala dan seluruh badan, lalu diminum, Insya Allah menjadi sembuh.

Kalau Surah Al-Fatihah itu ditulis dengan huruf-huruf terpisah lalu dileburkan dengan air suci dan diminumkan kepada si-sakit, maka dengan iradah Allah s.w.t. ia akan sembuh.

Ikhtiar menghilangkan sifat pelupa: Tulislah surat Al-Fatihah dengan huruf Arab pada tempat putih dan suci lalu dihapuskan dengan air dan diberi minum pada orang yang pelupa, maka ia akan hilang sifat pelupanya dengan izin Allah s.w.t.

Mengubati sakit disebabkan oleh sengatan kala: Ambil sebuah tempat bersih lalu diisi air dan sedikit garam lalu dibacakan padanya Surah Al-Fatihah sebanyak 7 kali lalu diberi minum pada orang yang tersengat kala itu, Insyaallah ia akan sembuh.

Mengobati sakit gigi dan lain-lain: Untuk dirinya sendiri = letakkan jari pada tempat yang sakit lalu membaca Al-Fatihah dan berdoa sebanyak 7 kali:

"Ya Allah, hilangkan daripada keburukan dan kekejian yang aku dapati dengan doa Nabi-Mu yang jujur (al- Amin) dan tetap disisi-Mu".

Mengobati penyakit gigi orang lain: selesai membaca Al-Fatihah maka berdoa 7 kali:

"Ya Allah, hilangkan daripada orang ini keburukan dan kekejian yang aku dapati dengan doa Nabi-Mu yang jujur (al- Amin) dan tetap disisi-Mu".